Prosedur Pemadaman Kebakaran Diatas Kapal - d-ii

Prosedur Pemadaman Kebakaran Diatas Kapal

Prosedur Pemadaman Kebakaran Diatas Kapal


Prosedur pemadaman kebakaran , Penanggulangan bahaya kebakaran mengandung arti yang lebih luas diatas kapal sehingga menimbulkan bahaya terhadap keselamatan jiwa, harta, benda, muatan maupun pencemaran lingkungan, Maka selain diperlukan tindakan pengendalian atau pemadaman api di perlukan pula tindakan- tindakan untuk mencegah kerugian yang lebih besar

Oleh karena hal ini lah pelaut di wajibkan untuk mengikuti diklat ketrampilan sertifikat AFF untuk mengenal prosedur dan penanggulangan kecelakaan dikapal dan Prosedur keadaan darurat rencana awal agar dapat berhasil pemadaman, Nahkoda, KKM dan Perwira akan mempertimbangkan dan membuat suatu daftar mengenai apa yang akan dilakukan dalam kejadian keadaan darurat yang terjadi dikapal

Tindakan Awal :
Alarm Umum
Setiap Awak kapal yang menemukan keadaan darurat harus membunyikan alarm dan menyampaikan informasi secepat mungkin, dan Nahkoda kapal harus memerintahkan kepada seluruh personil bahwa hal ini adalah tanggung jawab utama bagi siapa saja yang berada ditempat kejadian, sifat dari keadaan darurat harus dilaporkan kepusat komando yang akan melaksanakan rencana tindakan, sementara orang yang berada ditempat kejadian mengupayakan langkah tindakan pertama agar dapat mengendalikan keadaan darurat

Pemeriksaan Awak kapal
Penting untuk memeriksa awak kapal secepat mungkin setelah alarm umum dibunyikan sehingga dapat diketahui serta mengamankan pada saat keadaan darurat, pemeriksaan harus diselesaikan dengan cepat sehingga tidak terlalu lama membutuhkan waktu dan untuk tindak kelanjutan rencana awal yang baik untuk mencapai keberhasilan dalam keadaan darurat dikapal

Muster Station ( tempat orang berkumpul)
Merupaka tempat pertemuan untuk masing-masing Regu/Kelompok harus direncanakan sebelumnya untuk menempatkan atau berkumpul ditempat yang berdekatan dengan perlengkapan keadaan darurat yang ada diatas kapal

Prosedur Pemadaman Kebakaran :
Prosedur pemadaman kebakaran diatas kapal yang jelas untuk melakukanpemadaan diberbagai kompartemen kapal, seperti diruang muatan, dikamar mesin dan diruang akomodasi, hal-hal berikut yang perlu diperhatikan

Rencana Penanggulangan Keadaan darurat yang perlu diperhatikan :
1.Bunyikan alarm
2.kumpulkan regu/team keadaan darurat
3.Peringatkan semua departemen diatas kapal mengenai bahaya yang terjadi
4.Pastikan semua orang yang ada diatas kapal sudah mengetahui kejadian
5.Upayakan tindakan pertama untuk penanggulangannya
6.Lakukan penanggulangan bahaya kebakaran
7.Siapkan sekoci untuk diturunkan
8.meminta bantuan menggunakan radio atau telepon
9.Merubah haluan kapal untuk menyelamatkan

Langkah-langkah tindakan dalam pemadaman kebakaran :
1.Yakinkan lokasi dan bunyikan alarm
2.Memeriksa apa yang terbakar, besarnya kebakaran dan apakah ada orang yang terkurung akibat kebakaran pada tempat kejadian
3.Laksanakan penanggulangan keadaan darurat sebagaimana mestinya
4.mengambil langkah segera untuk menghentikan penyebaran kebakaran hingga meluas,dengan menutup sumber dari bahan yang terbakar dan mendinginkan daerah yang terbakar
5.Mematikan api dengan jenis pemadaman api yang sesuai
6.Cegah terjadinya penyalaan lang dengan terus menerus mendinginkan disekitar derah kebakaran dengan air

Tugas diatas kapal dari setiap personil yang menemukan munculnya kebakaran untuk segera membunyikan alarm setelah itu melakukan sekuat tenaga untuk bisa mengendalikan kebakaran dengan sarana alat yang terkedat yang sesuai dan tersedia, sampai dengan membentuk team untuk mengambil alih tindakan pemadaman , semua kegiatan diatas kapal dihentikan dan ketika apa bila kejadian dekat dengan pelabuhan atau daratan, segera untuk meminta bantuan bila memungkinkan

Apa bila kebakaran terjadi di kamar mesin :
Kebanyakan kebakaran diruang mesin disebabkan oleh bahan bakar, oil atau perlengkapan listrik, dalam pemilihan alat pemadam kebakaran yang sesuai dengan memperhatikan apa yang akan digunakan, kebakaran dapat menyebar ke akomodasi atau kemungkinan terjadi kehilangan sumber tenaga, kebakaran juga dapat berpengaruh terhadap system muatan

Hal-Hal yang perlu diperhatikan :
1.Pemadaman awal dengan jenis bahan pemadam yang sesuai
2.amankan perlengkapan , udara dan sumber listrik, bahan bakar dan keran buangan kelaut bila diperlukan
3.Evakuasi dan siapkan untuk pelaksanaan pemadam kebakaran lanjutan
4.Padamkan api dengan menggunakan alat pemadam api system tetap (Co2, foam/busa dan air)

Apa bila Kebakaran diruangan Akomodasi
Biasanya terjadi berhubungan dengan material  (perlengkapan alat tidur atau listrik) namun kebakaran dapat juga disebabkan oleh minyak, penting mencegah penyebaran kebakaran dalam saluran udara sepanjang lorong akomodasi asap dapat menghalangi pelaksanaan pemadam kebakaran

Hal-Hal yang perlu diperhatikan :
1.Ruang yang terbakar harus diisolasi dengan sebaik mungkin
2.Pastikan agar tidak ada seorangpun yang hilang,melakukan pengecekan bila diperlukan
3.Pemadaman awal dilakukan dengan menggunakan alat pemadam api yang sesuai
4.Pemadaman lanjutan bukaan sekecil mungkin ke ruangan
5.Jika yang terbakar adalah material padat maka bahan yang terbakar harus dibasahi meskipun nyala api sudah padam untuk mencegah terjadinya kebakaran semakin meluas

Apa bila kebakaran diruang Muatan
Apa bila kebakaran terjadi pada ruangan penyimpanan barang (store) atau mesin, maka dipadamkan dengan alat pemadam api yang sesuai, kebakaran tersebut mungkin akan mempengaruhi muatan dan apa bila kapal tanker bermuatan gas yang dicairkan akan meningkatkan terjadinya cairan gas, hal ini dapat dikurangi dengan cara pendinginan daerah sekitarnya dengan memakai air yang dikabutkan

Jika kebakaran terjadi diruang perlengkapan untuk bongkar muat, pemadaan awal segera dilakukan dengan menggunakan bubuk kering atau dry powder adalah salah satu jenis chemical yang digunakan untuk memadamkan api, jika perlu semua personil harus dievakuasi, kompartmen tersebut ditutup kemudian alat pemadam api system tetap diaktifkan 
begitu padam ruangan harus diberi peranginan secara hati-hati untuk menghilangkan uap gas dengan memperhatikan berikut :

1.Sumber bahan bakar diisolasi
2.Lakukan tindakan pemadaman awal dengan alat pemadam api yang sesuai
3.Menghentikan semua kegiatan dikapal dan menutup semua keran tangki
4.Periksa bahwa tidak ada orang yang hilang,aktifkan system air dikabutkan
5.Tindakan pemadaman (regu pemadam api maju dibelakang disemprotkan air yang dikabutkan untuk melindungi mereka yang panas)
6.Teruskan untuk mendinginkan daerah yang terbakar dengan air yang dikabutkan

Apa bila Kebakaran berasal dari kapal lain yang berdekatan dengan kapal kita :
Dalam kejadian kebakaran didarat atau dari kapal lain yang berdekatan dengan kapal kita, Resiko kemungkinan terjadi maka perhatian kusus perlu dilakukan dan personil kapal harus meyakinkan pemeriksaan keamanan dilakukan sebagai mana mestinya setiap orang diatas kapal boleh memberitahukan suatu keadaan darurat dengan menekan tombol alarm keadaan darurat 

Hal-Hal yang harus diperhatikan berikut :
1.menyiapkan perlengkapan pemadam api dan regu/team pemadam api
2.Hentikan semua kegiatan bongkar muatan atau kegiatan dikapal]
3.Isolasi dan lepaskan selang muatan
4.Menutup semua bukaan Kompartemen
5.Siapkan dan jalankan motor Induk untuk persiapan Olah Gerak kapal

Kesimpulan Keseluruhan :
Tindakan secara garis besar apa bila terjadi kebakaran tindakan yang harus dilakukan bila suatu kebakaran diketahui adalah beraneka ragam tergantung dari keadaan dari mana api berasal dan bagaimanapun juga yang harus dilakukan adalah :

1.Bunyikan general alarm dan beritahukan keanjungan mengenai kejadian, dan apa bila ada lebih dari 3 orang disekitar kejadian, satu dari perwakilan untuk membunyikan alarm dan harus kembali kelokasi kebakaran dan berusaha memadamkan kebakaran dengan menggunakan alat pemadam kebakaran yang sesuai dan terdekat dengan tempat kejadian

2.Jika api kebarakan masih kecil maka segera melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam yang sesuai dan terdekat ditempat kejadian

3.Setiap orang yang menemukan kebakaran misalnya kebakaran yang lebih besar,maka harus segera menutup pintu masuk kelokasi kejadian sebelum membunyikan alarm
Apa bila alarm sudah berbunyi maka setiap orang harus menuju ketempat berkumpul tanpa harus menunggu waktu dan siapa saja yang menemukan kebakaran maka melaporkan keanjungan menyampaikan dengan tenang dan menjelaskan lokasi kejadian

Langkah-langkah Dasar :

  • Find The Fire : Temukan kebakaran yang terjadi
  • Infrom (bridge) : Beritahukan (anjungan)
  • Restric The Fire (keep it undeer control) : Halangi meluasnya kebakaran (kendalikan kebakaran)
  • Extinguish Fire : Padamkan kebakaran


Sekiranya seperti diatas dan “semoga bermanfaat dan bisa menjadi pembelajaran”

Prosedur Pemadaman Kebakaran Diatas Kapal

Author:

#

Artikel Menarik Banget ? d-ii , Suka...

Scroll to top